Semarang, Selasa, (10/2/2026); Belajar Malam di Yayasan Binterbusih sangat bermanfaat untuk keberhasilan siswa dalam memahami mata pelajaran yang diberikan oleh sekolah. Selain itu proses pembelajaran dan pendampingan bisa memotivasi agar siswa konsisten dalam belajar, juga peran guru pendamping memberikan nasehat pada siswa agar fokus belajar dan menjadi pribadi yang lebih baik.
“Pengalaman saya dalam mendampingi siswa yang berasal dari Papua di Yayasan Binterbusih, terkadang siswa sudah siap, kadang juga belum siap”. “Biasanya sebelum belajar saya menjapri mereka di Whatsapp supaya mengikuti belajar malam”, dan meminta Pamong Asrama untuk menyiapkan siswa.
Saya senang sekali diberi kesempatan untuk mendampingi siswa di Timja Asrama Amor Yayasan Binterbusih, apalagi siswa tersebut menjadi “bisa dan menjadi rindu untuk belajar malam”.
Salah satu siswa alumni SMA Masehi 2 PSAK Semarang dimana Ibu Magda mengajar dan bertugas; Siswa yang konsisten belajar malam dan semangat, bahkan sebelum Ibu Magda datang ke Asrama sudah siap. Ia adalah Yosuwa Leonardus Mahuse, yang saat ini telah terdaftar dan kuliah di PEM Akamigas Cepu Semester dua, Yosuwa karakternya baik dan konsisten.

Belajar dari Yosuwa diharapkan semua siswa memanfaatkan belajar mandiri setiap hari Minggu sore sampai dengan Kamis siswa dapat membentuk dirinya untuk konsisten terhadap pendirianya, sehingga ketika siswa telah menempuh jenjang pendidikan tinggi di Universitas atau di Pendidikan Kedinasan, maka kemandirian akan menjadi kunci sukses. Semoga semua siswa di Asrama Amor Timja Pelajar Yayasan Binterbusih dimanapun berada, ingatlah bahwa “Kunci kesuksesan dalam menempuh pendidikan disetiap strata adalah Fokus dan Tekun Belajar, mempunyai daya juang serta tetap semangat untuk meraih cita-cita”; pesannya
